Skip to main content

Mengatur Strategi Pemasaran

Pemasaran adalah strategi atau cara bagaimana melakukan berbagai aktifitas agar terjadi pe Mengatur Strategi Pemasaran


Pemasaran adalah strategi atau cara bagaimana melakukan berbagai aktifitas agar terjadi pertukaran (exchange) antara produsen dengan konsumen. Dalam hal pendidikan, pemasaran mengatur strategi dan cara agar konsumen mau mengeluarkan uang yang mereka miliki untuk menggunakan produk atau jasa perusahaan.

Untuk bisa memasarkan produk dengan baik, harus dimulai dari visi, misi, dan tujuan yang jelas perusahaan ingin diarahkan ke mana. Visi, misi dan tujuan ini biasanya harus dimulai dari manajemen, yang kemudian ditransfer kepada karyawan.

Selanjutnya, perusahaan juga harus menganalisis berbagai faktor eksternal yang mungkin berpengaruh dengan lembaganya. Faktor-faktor eksternal tersebut yang pertama adalah Lingkungan Makro. Lingkungan makro di sini terdiri dari sisi perkembangan penduduk dengan segala sifat dan karakternya. Faktor lain dari lingkungan makro adalah teknologi, di mana kita juga harus melihat berbagai perkembangan teknologi yang mungkin bisa diterapkan di perusahaan kita.

Faktor berikutnya dari lingkungan makro adalah aturan Pemerintah. Di Indonesia termasuk unik, karena aturan pemerintah sering berubah dengan perubahan menteri. Karena itu, antisipasi berbagai aturan ini diperlukan agar perusahaan bisa fleksible dalam mengadaptasi berbagai perubahan aturan.

Setelah lingkungan makro, lingkungan eksternal lain yang perlu diperhatikan adalah peta industri dan persaingan. Perusahaan perlu memetakan siapa pesaing-pesaing mereka, baik yang berpotensi untuk bersaing langsung maupun tidak langsung. Pemetaan kondisi ini akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan pesaing kita, sekaligus melihat aspek mana yang bisa dijadikan sebagai keunggulan bersaing.

Setelah melihat kondisi persaingan, perusahaan perlu memahami konsumen atau pelanggan. Pemahaman tentang konsumen, nilai-nilai yang mereka anut, dan nilai tambah seperti apa yang diinginkan mereka akan sangat membantu perusahaan dalam mendisain produk dan jasa yang dibutuhkan.

Untuk bisa memberikan nilai tambah, perusahaan harus terlebih dahulu mengetahui selera dan kebutuhan konsumen secara baik. Biasanya dilakukan survey ataupun wawancara dengan calon-calon konsumen mengenai apa harapan dan keinginan mereka tentang perusahaan.

Perusahaan biasanya kesulitan untuk menentukan apakah perusahaannya diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah atas atau untuk menengah bawah. Perusahaan sejak awal harus menentukan lembaganya diarahkan untuk kelas mana.

Dengan menentukan target market yang dituju, perusahaan bisa memberikan satu nilai tambah yang menjadi pembeda dibandingkan dengan para pesaingnya. Nilai tambah inilah yang disebut sebagai differensiasi. Dengan differensiasi yang kuat, bisa menjadi senjata dalam menghadapi berbagai persaingan.

Setelah peta kondisi eksternal sudah didapatkan, perusahaan tinggal memikirkan kondisi internal strategi apa yang akan dilakukan untuk mengelola perusahaan. Pola pengelolaan strategi internal ini, dalam ilmu pemasaran sering disebut sebagai strategi 4 P yaitu mengelola produk, harga, saluran distribusi dan promosi (product, price, place of distrbution, promotion).

Produk-produk perusahaan bisa dibagi menjadi dua bagian; yaitu produk utama dan produk pendukung. Produk utama adalah kegiatan belajar mengajar dengan segala prosesnya. Karena bukan barang jadi, proses kegiatan belajar mengajar adalah produk utama yang melibatkan emosi dan perasaan dari peserta didik sebagai konsumen. Karena itu, agar produk utama ini baik harus diciptakan pengalaman belajar mengajar yang menyenangkan.

Perusahaan harus menentukan produk apa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Survey kebutuhan pelanggan perlu dilakukan agar produk yang diberikan sesuai dengan pilihan mereka.

Setelah menentukan produk apa yang ingin ditawarkan, selanjutnya adalah menentukan berapa harga yang harus dibayar oleh konsumen. Prinsip utama dalam menentukan harga adalah menghitung keseluruhan biaya yang diperlukan. Dari situ, tinggal ditambahkan berapa persen laba yang ingin diperoleh untuk kepentingan pengembangan dan penghitungan berapa tahun akan balik modal.

Dalam hal distribusi, perlu juga dipikirkan bagaimana produk yang kita buat akan sampai kepada konsumen. Perlu dipikirkan apakah produk kita jual secara langsung atau dipercayakan kepada distributor dan agen untuk penyebarannya. Yang penting adalah bagaimana produk tersebut bisa sampai ke tangan konsumen.

Salah satu faktor yang penting dalam pemasaran sebagai P yang terakhir dari 4P yaitu promosi. Promosi adalah usaha-usaha sadar untuk melakukan sosialisasi, penerangan, dan pemberitahuan kepada masyarakat tentang berbagai informasi, yang biasanya mengenai berbagai produk yang ditawarkan. Aktivitas promosi melibatkan berbagai bentuk dan variasi yang sangat beragam. Tinggal bagaimana para pengelola melakukan berbagai promosi kreatif sesuai dengan kebutuhan dan anggaran promosi yang disediakan.

Bentuk promosi yang paling tradisional adalah iklan. Iklan adalah pemasangan informasi produk di berbagai media dan penerbitan mulai dari koran, majalah, tabloid, televisi, dan juga radio. Iklan memang efektif menjangkau khalayak yang luas, tetapi dari sisi biaya memang membutuhkan anggaran yang besar. Jika terasa bahwa biaya iklan di media massa cukup besar, bisa dicoba bentuk lain yaitu dengan brosur, leaflet, dan juga spanduk yang dipasang di sekitar wilayah di mana konsumen berada. Dengan demikian, informasi lengkap tetap bisa didapatkan oleh target konsumen kita.

Cara lain yang efektif adalah melalui promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) di mana satu orang memberikan penjelasan kepada orang lain karena merasa mendapatkan manfaat yang baik dari produk atau jasa yang digunakan. Promosi ini sangat efektif karena biasanya orang lebih percaya kepada apa yang dikatakan oleh saudara ataupun teman-teman yang sudah merasakan terlebih dahulu.

Pada akhirnya, aktifitas promosi apapun dalam perusahaan tidak bisa berjalan efektif jika secara internal tidak memperhatikan faktor kualitas sebuah perusahaan. Dengan kualitas produk yang baik, ditambahkan komunikasi yang mengena, maka aktifitas perusahaan bisa berjalan dengan baik.

https://local1news.com/piwku-fasilitasi-pemasaran-produk-lokal-lebih-menasional/

Comments

Popular posts from this blog

Tombol Rahasia Dalam Meteran Prabayar PLN

Tombol Rahasia Dalam Meteran Prabayar PLN Bagi anda pengguna meteran PLN prabayar, perlu anda ketahui ternyata banyak kode rahasia yang tersimpan dalam program meteran tersebut dan kode ini jarang diketahui oleh umum. Perlu kita ketahui selain untuk mengisi pulsa listrik, ada banyak yang bisa kita lihat dengan menekan beberapa tombol tertentu pada mesin tersebut. Berikut beberapa tombol panas yang diprogram pada mesin PLN, kita simak selengkapnya: 1. 0 ENTER ==> Restart Meter (Jika ada gagal/periksa) 2. 3 ENTER ==> Untuk mengetahui Total KWH Listrik yang telah lalu. 3. 7 ENTER ==> Untuk mengetahui batas KWH. 3. 9 ENTER ==> Untuk mengetahui Daya yang digunakan. 4. 69 ENTER ==> Untuk mengetahui Counter Jumlah berapa kali mati. 5. 59 ENTER ==> Untuk mengetahui Jumlah KWH pengisian terakhir. 6. 54 ENTER ==> Untuk mengetahui kode token terakhir. 7. 47 ENTER ==> Untuk mengetahui Daya yang sedang dipakai. 8. 44 ENTER ==> Untuk mengetahui Ampere yang sedan...

Apa itu Akun Adsense Bug ?

Akhir - akhir ini lagi ramai yang namanya akun adsense bug ? Dari awal bermula nya celah ini pada tahun 2015 lalu membuat orang - orang semakin ramai untuk mencari celah lagi dari Adsense. Seperti yang kita ketahui bahwa sesuatu yang bernama "bug" adalah celah atau kesalahan, menurut wikipedia bahasa inggris bug /  "software bug" adalah A  software bug  is an error, flaw,  failure  or  fault  in a computer program or  system  that causes it to produce an incorrect or unexpected result, or to behave in unintended ways. Most bugs arise from mistakes and errors made by people in either a program's  source code  or its  design , or in frameworks and operating systems used by such programs, and a few are caused by  compilers  producing incorrect code. Menurut saya sendiri bug yaitu celah , kegagalan, error atau kesalahan pada system yang menyebabkan kesalahan pada prosedur atau hasil yang tak terduga. Jadi disin...

6 Tips Berwirausaha Rumahan Agar Sukses

Wirausaha Rumahan adalah orang yang melakukan aktivitas dengan berani mengerahkan segala sumber daya upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi dari rumahnya.  Saat ini beberapa karyawan dan yang lainnya mulai berpikir untuk memulai sebuah usaha atau bisnis. Dan kemudian memilih bisnis rumahan sebagai langkah awal dalam membangun bisnis. Melihat sebuah peluang bisnis merupakan modal dasar untuk memulai sebuah bisnis. N amun apa lagi yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis rumahan agar sukses ? Berikut tipsnya : 1. Dukungan orang terdekat Sebuah dukungan mempunyai faktor penting dalam mencapai kesuksesan. Sebab dukungan dari orang – orang terdekat Anda dapat membuat Anda termotivasi untuk mencapai kesuksesan Anda dalam menjalankan bisnis. Dukungan seperti dari keluarga atau sahabat dapat m...